Sabtu, 06 Desember 2025

Pemberkatan dan Peresmian Biara dan Kapel La Verna Wirosari berlangsung Meriah dan Penuh Syukur

 

Wirosari, Purwodadi – Suasana penuh sukacita dan rasa syukur menyelimuti acara pemberkatan dan peresmian Biara dan Kapel La Verna milik Suster Fransiskan Sukabumi (SFS) yang berlangsung pada Kamis, 4 Desember 2025. Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Uskup Keuskupan Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko, Pr sebagai Konselebran utama dan didampingi oleh enam imam konselebran. Umat, undangan, tokoh masyarakat, serta para religious (Suster SFS, SFD, Bruder MTB, dan BM) hadir memeriahkan momen bersejarah tersebut.

Dalam sambutannya, Mgr. Robertus Rubiyatmoko mengungkapkan rasa syukur atas hadirnya biara dan kapel baru ini sebagai tempat pelayanan, pertumbuhan rohani, dan penyebaran kasih Tuhan. Beliau berpesan agar komunitas suster semakin bersemangat dalam melayani.

“Kita berdoa agar para suster mendapatkan semangat yang membara untuk melayani dengan penuh sukacita. Semoga semakin banyak pelayanan yang diberikan dan sungguh menjadi berkat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Uskup juga berharap agar keberadaan biara yang baru ini menjadi teladan dalam karya pelayanan, kerja sama dengan pastor paroki, serta diterima dengan baik oleh umat dan masyarakat sekitar.

“Biara ini satu-satunya, maka semoga menjadi keteladanan dan berbuah dalam kerja sama yang baik dengan paroki serta diterima dengan penuh sukacita,” lanjutnya.

Usai Perayaan Ekaristi, dilangsungkan rangkaian simbolis berupa pemotongan tumpeng, pemotongan pita,  penyerahan kunci, dan penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian resmi biara dan kapel.

Pelayan Umum Persaudaraan SFS, Sr. Agnes Keraf SFS, menyampaikan bahwa peresmian ini memberi semangat baru bagi komunitas.

“Rumah dan kapel ini milik bersama. Inilah rumah kita, rumah umat, dan tempat kita bertumbuh dalam spirit yang sama,” ujarnya.

Pastor Paroki, Rm. Emanuel Nuwa MSF, turut memberikan sambutan penuh harapan.

“Terima kasih untuk kehadiran komunitas ini. Proficiat! Biarlah tempat ini selalu menjadi rumah sukacita, penuh senyum, ojo mbesengut. Semoga tumbuh keterbukaan, kasih, dan menjadi rumah yang selalu dirindukan untuk pulang,” ungkapnya.

Ketua DPRD Grobogan, Bapak Agus Siswanto, S.Sos., M.A.P., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelayanan para suster.

“Apa yang dilakukan oleh para suster menjadi pegangan bagi kami. Teladan dalam menjalankan tugas, menginspirasi dalam pelayanan, sehingga apa pun yang dilakukan sungguh memberi kebahagiaan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat,” ujarnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama seluruh umat dan tamu undangan, disertai hiburan berupa joget bersama. Suasana hangat dan penuh kekerabatan menjadi penutup yang indah dari peresmian Biara dan Kapel La Verna Wirosari.

Peresmian ini menjadi awal baru bagi perjalanan pelayanan pastoral dan karya kerasulan para suster, yang diharapkan akan membawa banyak berkat bagi umat dan masyarakat di wilayah ini. Semoga Biara dan Kapel La Verna selalu menjadi tempat sukacita, doa, dan kasih yang mempersatukan. 😇😇😇😍_Sr. M. Emilia, SFS_


Pemberkatan kapel

Pemberkatan Kapel

Pemberkatan Kapel

Pemotongan tumpeng

Penantanganan Prasasti

Uskup dan para Imam

Pemotongan pita oleh Uskup Keuskupan Agung semarang,
Mgr. Robertus Rubiyatmoko, Pr
Para Suster SFS yang hadir
Pemberkatan biara

Rabu, 22 Oktober 2025

"RINDU YANG DISERAHKAN PADA TUHAN"


Tuhan, aku datang dengan hati yang penuh tanya.
Ada rindu yang tumbuh, perlahan namun pasti
Rindu yang tak berani diucapkan
karena aku pun belum tahu apakah ini dariMu…
atau hanya dari keinginanku sendiri.

Terkadang, aku ingin bicara jujur
bahwa aku merindukannya, bahwa aku ingin tahu kabarnya,
bahwa aku ingin hadir dalam hidupnya lebih dari sekadar kenangan.
Tapi setiap kali niat itu muncul,
ada suara lembut di hatiku berkata:
Tunggu. Serahkan dulu kepadaKu.

Maka aku menahan diri, bukan karena aku lemah…
tapi karena aku percaya pada waktuMu.
Aku percaya bahwa kasih yang sejati tidak dimulai dari keinginan,
melainkan dari perkenananMu.
Jika memang ia yang Kau kehendaki,
maka tak ada jarak, waktu, atau rindu yang sia-sia.
Engkau akan menyatukan di waktu yang tepat,
bukan karena aku memaksakan, tapi karena Kau mengizinkan.

Tuhan, aku tak ingin menjadikan rindu ini berhala.
Aku tak ingin merindukan seseorang lebih dari aku merindukan hadiratMu.
Karena aku tahu, hanya dalam Engkau
jiwa ini bisa benar-benar tenang.

Jadi aku memilih untuk diam.
Bukan karena aku tak peduli,
tapi karena aku memilih mempercayakan semuanya ke dalam tanganMu.

Bila rindu ini adalah bagian dari rencana indahMu,
maka tuntunlah langkahku sesuai kehendakMu.
Tapi bila tidak,
kuatkan hati untuk tetap setia,
sekalipun perasaanku harus kutinggalkan di kaki salibMu.

Sebab lebih baik aku kehilangan rasa,
daripada kehilangan hadiratMu.


Senin, 13 Januari 2025

HUJAN, ROMANSA TUHAN


Ketika langit menjatuhkan rindu,
Tuhan menulis cinta dalam butiran air,
Menyentuh bumi dengan lembut,
Membasuh luka, menyuburkan harap.

Hujan adalah surat cinta-Nya,
Yang turun tanpa lelah,
Menghidupkan jiwa-jiwa yang gersang,
Mendamaikan hati yang merindu tenang.

Ada kasih dalam setiap rintik,
Yang menyentuh daun, tanah, dan hati,
Mengajarkan tentang sabar dan syukur,
Bahwa hidup adalah anugerah yang tak terukur.

Di bawah derasnya, doa-doa terlantun,
Menyatu dalam harmoni alam semesta,
Seakan Tuhan berkata,
"Aku selalu dekat, di tiap tetes hujan yang kau rasa."

Hujan bukan hanya air yang jatuh,
Ia adalah pelukan-Nya yang tak pernah jauh,
Menghadirkan kehangatan di tengah dingin,
Menyisipkan cinta di setiap rinainya yang hening.

Tuhan mencinta dalam sunyi,
Lewat hujan yang tak pernah memilih bumi,
Mengajarkan kita untuk memberi,
Tanpa pamrih, dengan hati yang suci.



Pemberkatan dan Peresmian Biara dan Kapel La Verna Wirosari berlangsung Meriah dan Penuh Syukur

  Wirosari, Purwodadi – Suasana penuh sukacita dan rasa syukur menyelimuti acara pemberkatan dan peresmian Biara dan Kapel La Verna milik...