Lupaku, lupamu, dan lupa kita...
Entah mengapa?
ya... entah mengapa adanya lupa..
lupaku, lupamu, dan lupa kita...
Lupa bersenandung...
bersenandung bersama waktu dan tempat
Lupa berkumandang bak petir
Lupa dombreng hidup
Lupa... bukan berarti lupa...
Lupa tak harus lupa
Aku, kau, dan kita yang pernah ada
menjadi lupa yang tak harus lupa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
CAP DI DAHI
Sebut saja Jeni. Ia sering duduk di sudut yang sama, tempat suara-suara tak pernah benar-benar sunyi, tapi tak satu pun memanggil namanya de...
-
Wirosari, Purwodadi – Suasana penuh sukacita dan rasa syukur menyelimuti acara pemberkatan dan peresmian Biara dan Kapel La Verna milik...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar