Lupaku, lupamu, dan lupa kita...
Entah mengapa?
ya... entah mengapa adanya lupa..
lupaku, lupamu, dan lupa kita...
Lupa bersenandung...
bersenandung bersama waktu dan tempat
Lupa berkumandang bak petir
Lupa dombreng hidup
Lupa... bukan berarti lupa...
Lupa tak harus lupa
Aku, kau, dan kita yang pernah ada
menjadi lupa yang tak harus lupa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
25 dan 40 Tahun Setia: Bersyukur dalam Setiap Perjalanan Panggilan
Sukabumi, 17 September 2026 — Waktu berjalan begitu cepat. Tanpa terasa, 25 bahkan 40 tahun telah dilalui dalam perjalanan panggilan hidup ...
-
Aku sejenak menggeliat ketika bangun pagi. badanku berat pagi itu seperti ditimpa suatu beban. Rasa malas menjadi milikku pagi itu. ingin r...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar