Sabtu, 23 Januari 2016

"PERSEMBAHANKU"

Persembahanku

           
 
Sering dikatakan bahwa hidup membiara itu adalah panggilan. Meskipun sebenarnya hidup berkeluarga juga adalah panggilan. Saya sendiri juga kurang pasti kapan saya mulai dipanggil. Waktu SMP saya suka melihat Suster-Suster yang berjalan pulang atau pergi ke gereja. Saya lihat jubah Suster warnanya putih, panjangnya sampai ke mata kaki. Kerudungnya pakai penutup dahi, jadi tidak kelihatan rambutnya. Jarum pentul yang dipakai untuk mengatur lipatan kerudung letaknya sama antara Suster yang satu dengan yang lain.

Adakah Aku Engkau Panggil, Tuhan???

Adakah Aku Engkau Panggil, Tuhan?



Seorang gadis. Sangat rajin ke gereja. Bukan hanya tiap hari Minggu, tapi hampir setiap hari. Ini karena nasihat ibunya: “Nak, pergilah ke gereja setiap hari selagi engkau belum bersuami. Kalau engkau sudah menikah nanti, siapa tahu, karena banyaknya pekerjaan, kamu tak lagi bisa sering-sering ke gereja.

CAP DI DAHI

Sebut saja Jeni. Ia sering duduk di sudut yang sama, tempat suara-suara tak pernah benar-benar sunyi, tapi tak satu pun memanggil namanya de...