Rabu, 26 Agustus 2026

“MUDA BERARTI BUKAN BEBAS MENGABAIKAN”


Kadang yang membuat hati lelah bukan karena seseorang tidak bisa menjawab, tetapi karena kita merasa
tidak dianggap ada.
Ada kalanya kita bertanya kepada seseorang yang lebih muda. Pertanyaannya sederhana, tidak sulit, bahkan mungkin hanya membutuhkan satu kalimat jawaban. Namun bukannya menjawab, ia tetap sibuk dengan kegiatannya. Berbicara dengan orang lain, tertawa, bernyanyi, atau terus melakukan apa yang sedang dikerjakannya. Seolah-olah pertanyaan tadi hanya angin lewat.
Awalnya mungkin kita berpikir, “Mungkin dia tidak mendengar.”
Kita bertanya lagi. Tetap tidak ada jawaban.
Lalu muncul pikiran lain, “Mungkin dia sedang sibuk.”
Kita mencoba memahami.
Tetapi ketika hal itu terjadi berulang kali, yang terasa bukan lagi soal sibuk atau tidak sibuk. Ada rasa kecil yang muncul di dalam hati: “Apakah saya memang tidak pantas untuk dijawab?”
Padahal menghargai orang lain sebenarnya tidak membutuhkan banyak hal. Tidak harus selalu setuju. Tidak harus selalu punya jawaban yang menyenangkan. Bahkan tidak harus menghentikan semua aktivitas.
Cukup menoleh sebentar dan berkata,
“Sebentar ya.”
atau
“Maaf, saya sedang sibuk.”
Sederhana. Tetapi dari hal sederhana itu, seseorang tahu bahwa dirinya dilihat dan dihargai.
Yang lebih menyedihkan adalah ketika usia muda membuat seseorang merasa bahwa dirinya bebas melakukan apa saja tanpa perlu memikirkan perasaan orang di sekitarnya. Seakan-akan kesibukan, teman, handphone, obrolan, atau kesenangannya jauh lebih penting daripada orang yang sedang berbicara dengannya.
Mungkin kita tidak perlu marah. Tidak perlu membalas dengan sikap yang sama. Cukup menyimpan satu pelajaran dalam hati:
Kita semua pernah menjadi yang muda, dan suatu hari kita juga akan menjadi yang lebih tua.
Karena itu, sopan santun bukan tentang siapa yang lebih tua atau lebih muda. Bukan pula tentang siapa yang lebih tinggi atau lebih rendah.
Sopan santun adalah tentang menyadari bahwa orang lain juga punya hati dan layak dihargai.
Dan terkadang, diamnya seseorang yang merasa tidak dihargai bukan berarti ia tidak peduli.
Bisa jadi, ia hanya sedang belajar untuk tidak memaksakan keberadaannya kepada orang yang memang tidak menganggapnya ada.

_Emiliasfs_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

“MUDA BERARTI BUKAN BEBAS MENGABAIKAN”

Kadang yang membuat hati lelah bukan karena seseorang tidak bisa menjawab, tetapi karena kita merasa tidak dianggap ada . Ada kalanya kita b...